Eden Hazard - Getty Images |
INILAH.COM, London - Chelsea harus bersusah payah melewati hadangan Sparta Praha. Gol Eden Hazard di menit kritis mengantar The Blues melangkah ke babak 16 besar.
Chelsea menjamu Sparta Praha pada laga leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (22/2/2013) dinihari WIB. Di laga sebelumnya, Chelsea memetik kemenangan tipis 1-0.
Formasi 4-5-1 digunakan pelatih Rafael Benitez di laga ini. Fernando Torres dipasang sebagai bomber solo di lini depan. Sementara, Praha mengandalkan duet David Lafata dan Vaclav Kadlec di lini depan dalam skema 4-4-2.
Bermain berbekal dukungan penuh publiknya, Chelsea langsung mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. The Blues mengandalkan teknik individual trio Juan Mata, Oscar, dan Ramires dalam membongkar pertahanan Praha.
Torres memiliki peluang di menit kesembilan bagi Chelsea. Sayang tandukannya usai menerima umpan Mata dari sisi kanan pertahanan Praha belum menemui sasaran.
Terus menyerang, lini pertahanan The Blues lengah. Hasilnya, Praha mampu mencuri gol melalui skema serangan balik cepat. Tembakan datar David Lafata dari luar kotak penalti gagal diselamatkan Petr Cech. 1-0 Praha unggul.
Kejadian unik terlihat kala pertandingan memasuki menit ke-33. Wasit Aleksandar Stavrev harus mendapatkan perawatan karena jempolnya berdarah. Pertandingan pun harus terhenti selama hampir dua menit.
Peluang emas bagi Chelsea hadir di menit ke-33. Menerima umpan terobosan lambung Ramirez, Juan Mata melakukan gerakan memutar dan kemudian menembak ke arah tiang jauh sebelah kanan. Namun, kiper Vacklik tampil gemilang mengawal gawangnya.
Kedudukan 1-0 bagi keunggulan Praha bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Chelsea tampil lebih agresif di babak kedua guna mengejar ketertinggalan satu gol di babak pertama. Ramires nyaris mencetak gol penyeimbang Chelsea di menit ke-47. Sayang, tembakannya hanya menerpa tiang gawang sebelah kanan.
Di menit ke-63, giliran John Terry yang nyaris menjebol jala Praha. Diawali sepak pojok. Tembakan Terry tanpa melihat gawang masih mampu dihalau kiper Praha Vaclik.
Untuk menambah daya gedor penyerangan timnya, pelatih Rafael Benitez memasukkan Eden Hazard menggantikan Oscar di menit ke-67. Keputusan itu terbukti tepat.
Hazard akhirnya tampil sebagai pahlawan Chelsea pada menit ke-92. John Terry melepas umpan terobosan, Hazard masuk dari sisi kiri dan melepas tembakan keras ke pojok kanan gawang.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan usai. Dengan demikian, Chelsea melaju ke babak 16 besar bermodalkan kemenangan agregat 2-1.
Susunan Pemain
Chelsea: 1-Petr Cech; 24-Gary Cahill, 26-John Terry, 28-Cesar Azpilicueta, 34-Ryan Bertrand; 7-Ramires, 10-Juan Mata, 11-Oscar (17-Eden Hazard 68), 12-John Mikel Obi, 13-Victor Moses; 9-Fernando Torres Pelatih: Rafael Benitez
Sparta Praha: 31-Tomas Vaclik; 4-Ondrej Svejdik, 19-Matej Hybs, 20-Tomas Zapotocny, 8-Marek Matejovsky, 23-Ladislav Krejci, 25-Mario Holek, 33-Lukas Vacha; 6-Tomas Prikryl, 10-David Lafata (11-Leonard Kweuke 82), 14-Vaclav Kadlec (29-Roman Bednar 90) Pelatih: Vitezslav Lavicka
Chelsea menjamu Sparta Praha pada laga leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (22/2/2013) dinihari WIB. Di laga sebelumnya, Chelsea memetik kemenangan tipis 1-0.
Formasi 4-5-1 digunakan pelatih Rafael Benitez di laga ini. Fernando Torres dipasang sebagai bomber solo di lini depan. Sementara, Praha mengandalkan duet David Lafata dan Vaclav Kadlec di lini depan dalam skema 4-4-2.
Bermain berbekal dukungan penuh publiknya, Chelsea langsung mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. The Blues mengandalkan teknik individual trio Juan Mata, Oscar, dan Ramires dalam membongkar pertahanan Praha.
Torres memiliki peluang di menit kesembilan bagi Chelsea. Sayang tandukannya usai menerima umpan Mata dari sisi kanan pertahanan Praha belum menemui sasaran.
Terus menyerang, lini pertahanan The Blues lengah. Hasilnya, Praha mampu mencuri gol melalui skema serangan balik cepat. Tembakan datar David Lafata dari luar kotak penalti gagal diselamatkan Petr Cech. 1-0 Praha unggul.
Kejadian unik terlihat kala pertandingan memasuki menit ke-33. Wasit Aleksandar Stavrev harus mendapatkan perawatan karena jempolnya berdarah. Pertandingan pun harus terhenti selama hampir dua menit.
Peluang emas bagi Chelsea hadir di menit ke-33. Menerima umpan terobosan lambung Ramirez, Juan Mata melakukan gerakan memutar dan kemudian menembak ke arah tiang jauh sebelah kanan. Namun, kiper Vacklik tampil gemilang mengawal gawangnya.
Kedudukan 1-0 bagi keunggulan Praha bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Chelsea tampil lebih agresif di babak kedua guna mengejar ketertinggalan satu gol di babak pertama. Ramires nyaris mencetak gol penyeimbang Chelsea di menit ke-47. Sayang, tembakannya hanya menerpa tiang gawang sebelah kanan.
Di menit ke-63, giliran John Terry yang nyaris menjebol jala Praha. Diawali sepak pojok. Tembakan Terry tanpa melihat gawang masih mampu dihalau kiper Praha Vaclik.
Untuk menambah daya gedor penyerangan timnya, pelatih Rafael Benitez memasukkan Eden Hazard menggantikan Oscar di menit ke-67. Keputusan itu terbukti tepat.
Hazard akhirnya tampil sebagai pahlawan Chelsea pada menit ke-92. John Terry melepas umpan terobosan, Hazard masuk dari sisi kiri dan melepas tembakan keras ke pojok kanan gawang.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan usai. Dengan demikian, Chelsea melaju ke babak 16 besar bermodalkan kemenangan agregat 2-1.
Susunan Pemain
Chelsea: 1-Petr Cech; 24-Gary Cahill, 26-John Terry, 28-Cesar Azpilicueta, 34-Ryan Bertrand; 7-Ramires, 10-Juan Mata, 11-Oscar (17-Eden Hazard 68), 12-John Mikel Obi, 13-Victor Moses; 9-Fernando Torres Pelatih: Rafael Benitez
Sparta Praha: 31-Tomas Vaclik; 4-Ondrej Svejdik, 19-Matej Hybs, 20-Tomas Zapotocny, 8-Marek Matejovsky, 23-Ladislav Krejci, 25-Mario Holek, 33-Lukas Vacha; 6-Tomas Prikryl, 10-David Lafata (11-Leonard Kweuke 82), 14-Vaclav Kadlec (29-Roman Bednar 90) Pelatih: Vitezslav Lavicka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar