Jakarta, Anda mungkin telah banyak mendengar bahwa ada gangguan seksual yang disebut kecanduan seks, di mana seseorang menginginkan lebih banyak hubungan seks. Sebaliknya, ada kelainan seksual yang disebut 'anoreksia seksual' yang cenderung menghindari seks.
Wajar jika sesekali Anda kehilangan gairah seksual dan menolak untuk berhubungan seks, tetapi jika hal ini terus bertahan hingga beberapa lama, Anda mungkin perlu menemui terapis seks. Jika hilangnya keinginan untuk berhubungan seks ini disertai dengan kecemasan yang parah, Anda mungkin mengalami anoreksia seksual.
Anoreksia seksual ditandai dengan kecemasan atau ketakutan berlebihan terhadap kontak seksual dan membuat seseorang menghindari seks. Kenali tanda-tanda lain dari anoreksia seksual berikut ini, seperti dilansir Self, Jumat (24/2/2013) antara lain:
1. Merasa malu, menyesal atau muncul kebencian setelah berhubungan seks
2. Bersikap kaku dan selalu menghakimi hal-hal yang berhubungan dengan seks
3. Ketakutan yang berlebihan terhadap penyakit menular seksual
4. Keraguan diri yang obsesif
5. Perilaku merusak diri sendiri untuk membatasi, menghentikan atau menghindari seks
6. Kekeringan seksual
Hal ini harus segera diatasi karena dengan hubungan seksual yang sehat bersama suami atau istri seseorang akan merasa dicintai dan hidupnya akan lebih sehat. Orang dengan anoreksia seksual dan masalah keintiman lainnya seringkali kekurangan kasih sayang dan sulit percaya pada orang lain.
Anoreksia seksual mungkin dapat disebabkan karena pernah memiliki kehidupan seksual yang buruk di masa lalu, trauma terhadap pelecehan seksual, atau dapat pula disebabkan karena trauma emosional akibat hal-hal tantang seks yang dianggapnya negatif.
Jika Anda berpikir bahwa Anda mungkin memiliki anoreksia seksual atau takut akan keintiman, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari pengobatan dari terapis seks.
Wajar jika sesekali Anda kehilangan gairah seksual dan menolak untuk berhubungan seks, tetapi jika hal ini terus bertahan hingga beberapa lama, Anda mungkin perlu menemui terapis seks. Jika hilangnya keinginan untuk berhubungan seks ini disertai dengan kecemasan yang parah, Anda mungkin mengalami anoreksia seksual.
Anoreksia seksual ditandai dengan kecemasan atau ketakutan berlebihan terhadap kontak seksual dan membuat seseorang menghindari seks. Kenali tanda-tanda lain dari anoreksia seksual berikut ini, seperti dilansir Self, Jumat (24/2/2013) antara lain:
1. Merasa malu, menyesal atau muncul kebencian setelah berhubungan seks
2. Bersikap kaku dan selalu menghakimi hal-hal yang berhubungan dengan seks
3. Ketakutan yang berlebihan terhadap penyakit menular seksual
4. Keraguan diri yang obsesif
5. Perilaku merusak diri sendiri untuk membatasi, menghentikan atau menghindari seks
6. Kekeringan seksual
Hal ini harus segera diatasi karena dengan hubungan seksual yang sehat bersama suami atau istri seseorang akan merasa dicintai dan hidupnya akan lebih sehat. Orang dengan anoreksia seksual dan masalah keintiman lainnya seringkali kekurangan kasih sayang dan sulit percaya pada orang lain.
Anoreksia seksual mungkin dapat disebabkan karena pernah memiliki kehidupan seksual yang buruk di masa lalu, trauma terhadap pelecehan seksual, atau dapat pula disebabkan karena trauma emosional akibat hal-hal tantang seks yang dianggapnya negatif.
Jika Anda berpikir bahwa Anda mungkin memiliki anoreksia seksual atau takut akan keintiman, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari pengobatan dari terapis seks.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar