Rabu, 06 Maret 2013

6 Festival Paling Berantakan di Dunia


INILAH.COM, Jakarta- Sejumlah negara
memiliki festival unik yang rutin
dilakukan setiap tahun. Tak hanya
menyenangkan bagi para penduduknya
sendiri, kini acara festival juga kerap
menjadi obyek wisata bagi wisatawan.
Mengutip femalefirst.co.uk, enam festival
yang unik dan cenderung berakhir dengan
berantakan atau kotor yang dimiliki
beberapa negara yaitu,

1. Festival lempar tomat di Spanyol

Biasanya digelar pada bulan Agustus di kota
Bunol, Valencia. Ribuan orang yang terlibat
saling lempar buah tomat ke peserta yang
lain. Ini bisa mengenai anggota tubuh
mereka seperti badan, wajah, kepala dan
lainnya.
Alhasil seluruh tubuh penuh dengan tomat
yang sudah hancur. Bahkan sampai ada
yang tergelincir karena lumpur tomat.

2. Festival Holi di India

Diselenggarakan pada waktu yang selalu
berubah-ubah setiap tahunnya. Tahun ini
digelar pada bulan Maret.
Ini adalah festival saling lempar bubuk
warna antar peserta lainnya yang mengenai
pakaian hingga tubuh mereka.
Awalnya ini dilakukan untuk memperingari
hari panen dan tanah yang subur yang
dilakukan oleh mayoritas orang Hindu , tapi
kini tak hanya tak hanya diikuti orang
Hindu, semua orang bebas terlibat.

3. Festival Songkran di Thailand

Biasa digelar pada bulan April. Disebut
dengan perang air yaitu peserta festival
saling menyemprotkan air. Wadahnya bisa
bermacam-macam, ada yang menggunakan
ember, gayung, pistol air atau balon.
Ini memiliki filosofi untuk membersihkan
pikiran, tubuh dan jiwa.

4. Festival La Batalla di Spanyol

Dilakukan pada bulan Juni di salah satu
daerah penghasil anggur di Spanyol. Karena
ini adalah pertempuran wine atau anggur.
Masing-masing peserta mengambil wine
dengan wadah apapun yang mereka miliki
lalu mulai menyiramkan ke masing-masing
peserta hingga basah kuyup.
Acara diakhiri dengan berdansa, makan
besar dan minum anggur.

5. Festival Bantal di beberapa negara

Digelar pada bulan April. Mulai dari
Amsterdam, Brasil, London dan Shanghai,
penduduk mereka akan berkumpul di satu
tempat dan saling melempar atau memukul
peserta lainnya dengan bantal bahkan
hingga bantal rusak dan isinya bertaburan
mengotori jalanan.

6. Festival Tintamarre di Kanada

Diselenggarakan pada bulan Agustus.
Meskipun tidak berantakan dan kotor seperti
festival lainnya, Tintamarre adalah festival
yang paling meriah dan bising.
Peserta akan berdandan, melukis wajah
mereka, menggunakan peluit, gergaji, alat
musik atau barang lainnya yang bisa
menimbulkan suara untuk membuat
kebisingan.
Festival ini digelar untuk merayakan hari
'Maria diangkat ke surga'.

♏ªÜ lihat lebih lengkap gambarnya silahkan klik

Http:// m.inilah.com/read/detail/1965087/6-festival-paling-berantakan-di-dunia













Tidak ada komentar:

Posting Komentar