Tampilkan postingan dengan label alay. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alay. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Maret 2013

Ternyata Bahasa "4laY" Sudah Ada Sejak Tahun 1835 Ternyata Bahasa "4laY" Sudah Ada Sejak Tahun 1835

 
Bahasa "alay" atau bahasa gaul di Indonesia ternyata tidak hanya berlangsung pada zaman sekarang saja, bahkan telah ditemukan sejak tahun 1835 silam. Hal tersebut dikemukakan SST. Wisnu Sasongko, pakar bahasa dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa RI, pada acara pemantauan dan sosialisasi penggunaan bahasa di ruang publik, yang digelar di hotel Rahmat Gorontalo, Rabu.


Menurut dia, bahasa alay ditemukan pada naskah bertuliskan huruf Jawa kuno, yang berjudul "Angling Dharma". Dalam naskah itu, kata ratu ditulis dengan menggunakan kata "Ro" sebanyak tujuh kali sehingga terbaca sebagai ratu. Padahal jika merujuk pada tata bahasa jawa kuno, semestinya kata ratu ditulis dengan menggunakan "Ro", "To" dan "Wulu".
"Kalau hanya ditulis dengan Ro sebanyak tujuh kali, maka artinya menjadi tujuh atau pitu sehingga terbaca `R` dan `Tu`," jelasnya. Untuk itu, menurutnya, bahasa alay senantiasa ada setiap zaman, namun hal itu tidak perlu dikhawatirkan dapat merusak tatanan bahasa Indonesia.
"Sifatnya hanya sementara, tidak akan bertahan lama," kata dia. Acara pemantauan dan sosialisasi penggunaan bahasa di ruang publik, diikuti oleh wartawan, penyiar radio, serta staf humas sejumlah instansi pemerintahan di Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Badan Bahasa juga menyosialisasikan undang-undang RI nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.[sumber]

Rabu, 14 November 2012

Ternyata ini dia Arti kata Cius Miapa


Sekilas kata-kata tersebut terkesan ringan dan hanya sebagai banyolan, bahkan mungkin kita pernah mengucapkannya entah karena memang tau artinya atau sekedar ikut-ikutan. Merambahnya teknologi informasi yang begitu pesat membuat hal-hal yang sederhana justru menjadi terkenal. 


Tak menutup kemungkinan adanya jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, BBM dan lain-lain membuat duina seperti tanpa jarak. Bahasa pergaulan remaja sehari-hari atau yang lebih dikenal dengan bahasa 4L4Y (baca ALAY) makin sering kita dengar. Ditambah adanya iklan komersial di televisi yang begitu gencar membuat semakin meroketnya bahasa gaul ini.

Agar anda tidak ketinggalan dan paling tidak mengerti apa yang diucapkan remaja saat ini, berikut disajikan kata-kata alay beserta artinya. Tapi hati-hati meski kata-kata alay ini kebanyakan hanya berupa kata banyolan jangan sampai anda salah menempatkannya yang justru akan membuat orang lain salah pengertian.
Berikut arti kata Ciyus Miapa dan kata-kata alay lainnya
Ciyus = Serius
Miapa = Demi Apa
Akooh = Aku
Ca oong = Masa Bohong
Macama = Macama
Cemungudh = Semangat
Cungguh = Sungguh
Binun = Bingung
Gudnyus =  Good News

Masya =  Masa
Enelan = Beneran
Lahasia =  Rahasia
Macapah =  Sama Siapa
Amaca = Ah Masa
Kiyim = Kirim
Maacih = Makasih

Macama = Macama
Selain kata-kata diatas ada juga kalimat yang sering diucapkan seperti
ciyus? miapa?
masalah buat lo?
terus, gue harus bilang wow gitu?
Bahasa alay jadi cepat terkenal selain karena pengaruh jejaring sosial juga penggunaan bahasa alay ini tidak terikat pada suatu peraturan. Itulah sebabnya anak muda banyak berkreasi dengan bahasa sehingga muncul kata alay. Semakin banyak orang yang penasaran dengan artinya, maka semakin banyak yang menggunakan kata alay ini.

Selain sosial media, penyebab kedua bahasa alay jadi populer adalah tayangan televisi termasuk iklan. Tokoh atau selebritis juga punya peran dalam menyebarkan kata alay. Semakin sering artis mengucapkan kata alay, maka semakin banyak penggemar yang mengikutinya. Itulah sebabnya bahasa alay bisa jadi populer. namun pengaruh terbesar tetap dipegang oleh sosial media, efek televisi atau selebritis hanya berpengaruh sedikit saja.